Blue Fire Pointer

Sabtu, 10 September 2016

TATA CARA & NIAT MANDI WAJIB

TATA CARA & NIAT MANDI WAJIB

Hai Sobat  DMDENEWS pada kesempatan kali ini Kami akan membahas Mengenai Tata Cara Mandi Wajib & Niat Mandi Wajib


Tata cara mandi wajib yang Betul selepas bersetubuh, haid, bersalin atau tidak , adalah perkara yang mesti diketahui setiap orang muslim, dan tentu setiap muslim tidak sekedar mencukupkan dirinya dengan perkara yang sifatnya mubah, tapi berusaha beranjak kepada perkara-perkara sunnah/mustahab, yakni mencontoh apa yang biasa dikerjakan oleh rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam.

Adapun perkara sunnah dalam tata cara mandi wajib atau mandi junub/besar yang sah sempurna bisa diambil dari dua hadis yakni hadis aisyah dan hadis maimunah radiyallahu ‘anhuma.


Niat Mandi Wajib Dan Tata Caranya terkadang kita menyepelehakan permasalahan yang satu ini mengenai Mandi wajib atau janabah, atau junub adalah mandi yang dilakukan ketika kita mengalami mimpi basah atau habis bersenggama. Nah, pada saat seperti inilah kita diwajibkan untuk mandi wajib janabah mandi besar. Namun tidak seperti hanya dikala mandi biasa, mandi wajib ini harus diperhatikan niat dan tata caranya, Namanya juga mandi wajib, hukumnya pasti harus dikerjakan sebelum kita melaksanakan pekerjaan lain utamanya kewajiban beribadah seperti sholat.


Niat Mandi Wajib Dan Tata Caranya


Niat mandi besar atau mandi jinabat itu seperti niat niat dalam ibadah yang lain, yaitu di dalam hati, adapun kalimat dan arti Doa Niat Mandi Wajib niatnya adalah sebagai berikut yang di kelompkan dalam tiga bahagian AN :


1. Jika mandi besar disebabkan junub Mimpi basah, keluar mani, senggama maka niat mandi besarnya adalah

    BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artiya: Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala

2. Jika mandi besarnya disebabkan karena haid maka niat mandi besarnya adalah

    BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA’ALAArtinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haidl, fardlu karena Allah Ta’ala

3. Jika mandi besarnya disebabab karena nifas, maka niyat mandi besarnya adalah

    BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala


Adapun Tata Cara Mandi Wajib Mandi Junub sebagai berikut:
Dan untuk urutan tata cara mandi wajib yang benar menurut Islam adalah sebagai berikut:

1.  Dimulai dengan niat untuk menghilangkan hadas besar. Mulailah segala sesuatu hal dengan niat. Bisa bahasa Arab atau bahasa Indonesia saja.

2.  Membersihkan telapak tangan sebanyak 3x lalu bercebok  Membersihkan      kemaluan serta kotoran yang ada disekitarnya hingga bersih dengan tangan kiri.

3.  Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan tangan ke tanah atau dengan menggunakan sabun.

4.    Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat

5.    Mengguyur air pada kepala sebanyak 3 kali hingga sampai ke pangkal rambut

6.    Mencuci kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri

7.    Menyela-nyela (menyilang-nyilang) rambut dengan jari

8.    Mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan, lalu kiri.

Sudah jelaskan kan Sobat KAI bagaimana tata cara mandi wajib yang benar?
Jadi jangan salah lagi urutannya.

    Disunnahkan untuk melaksanakan mandi besar junub jinabat itu dengan tertib seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.

Tambahan:

Oleh Sheikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairiy

    Mandi wajib dimulai dengan mengucapkan bismillah, dan berniat untuk menghilangkan hadast besar,
    Membersihkan kedua telapak tangannya tiga kali, kemudian bercebok.
    Membersihkan kemaluannya, dan kotoran yang ada di sekitarnya.
    Berwudhu seperti halnya orang yang berwudhu hendak shalat, kecuali kedua kakinya. Namun boleh membersikan kedua kakinya ketika berwudhu atau mengakhirkannya sampa selesai mandi.
    Mencelupkan kedua telapak tangannya ke dalam air, lalu menyela-nyela pangkal rambut kepalanya dengan kedua telapak tangannya itu kemudian membersihkan kepalanya dan kedua telinganya tiga kali dengan tiga cidukan.

HR At-TIrmidzi Menyela pangkal rambut hanya khusus bagi laki-laki. Bagi perempuan, cukup dengan mengguyurkan pada kepalanya tiga kali guyuran, dan menggosoknya, tapi jangan mengurai membuka rambutnya yang dikepang, karena ada hadist yand diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ummu Salamah yang bertanya kepada Rasulullah, Aku bertanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub (mandi besar)? Maka Rasulullah menjawab, Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu tiga kali guyuran.

Mengguyur tubuhnya yang sebelah kanan dengan air, membersihkannya dari atas sampai ke bawah, kemudian bagian yang kiri seperti itu juga berturut-turut sambil membersihkan bagian-bagian yang tersembunyi pusar, bawah ketiak, lutut, dan lainnya, dan diriwatkan Dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi wasallam telah bersabda:

Barangsiapa yang meningggalkan bagian tubuh yang harus dialiri air dalam mandi janabat walaupun satu rambut untuk tidak dibasuh dengan air mandi itu, maka akan diperlakukan kepadanya demikian dan demikian dari api neraka “. HR. Abu Dawud

Seorang Wanita Tidak Harus Melepas Jalinan atau Kepangan Rambutnya
cara mandi wajib“Ya Rasulullah, aku adalah wanita yang SANGAT KUAT kepangan/jalinan rambutku, apakah aku harus melepaskannya saat mandi janabah?” Beliau menjawab: “Tidak perlu, namun cukup bagimu untuk menuangkan air tiga tuangan ke atas kepalamu, kemudian engkau curahkan air ke tubuhmu, maka engkau suci.”  HR. Muslim no. 330

Boleh Mandi Hanya Sekali Setelah Men-jima’i Beberapa Istri
Anas bin Malik radiyallahu anhu berkata: “Adalah Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam mengelilingi istri-istrinya (menjima’i mereka secara bergantian -pent.) dengan satu kali mandi.”  HR. Muslim no. 706 dan mandinya disini dilakukan ketika selesai jima yang akhir.


Demikianlah Ulsan Hasbi Htc Mengenai Mandi Wajib, semoga artikel tata cara mandi wajib yang benar cara Mandi bersih diatas adalah cara mandi wajib menurut islam, bisa bermanfaat bagi wanita dan pria yang Ingin lebih tahu mengenai Mandi wajib. Wassalam

Sekian Sobat DMDENEWS semoga bermanfaat Buat Kita Bersama

Jumat, 08 April 2016

Inilah 15 Siksaan Bagi Orang Yang Melalaikan Shalat

Inilah 15 Siksaan Bagi Orang Yang Melalaikan Shalat

Shalat lima waktu merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim, yakni orang-orang yang beragama islam. Oleh karena itu, orang yang mengerjakan shalat akan mendapat pahala, sedangkan orang yang meninggalkannya akan mendapat siksa.

15 Siksaan bagi orang yang meninggalkan shalat
Pembahasan mengenai pahala bagi orang yang mengerjakan shalat telah banyak dibahas. Banyak keterangan yang menyebutkan berbagai keutamaan bagi orang-orang yang rajin serta giat dalam melaksanakan shalat. Diantara keutamaannya adalah, orang yang melaksanakan shalat akan dihindarkan dari kehidupan dunia yang sempit serta dihindarkan dari pedihnya siksa api neraka.


Lantas, bagaimana konsekuensi bagi orang-orang yang lalai dan ngeyel sering meninggalkan shalat? Ih serem. Ternyata ada lima belas siksa menakutkan bagi para pembolos shalat. Apa sajakah itu?

Kelima belas siksa tersebut dibagi kedalam beberapa kelompok. Lima diantaranya akan dirasakan dikehidupan dunia. Tiga saat menghadapi maut. Tiga lainnya saat berada dalam kubur. Dan tiga lagi ketika keluar dari kubur. Sisanya adalah siksa pedih.

Adapun siksa yang akan dirasakan di dunia adalah: (1) Dihilangkan keberkahan usianya, (2) Dihapus aura orang-orang shaleh dari wajahnya, (3) Setiap amal kebaikan yang ia kerjakan tidak akan dijadikan sebuah pahala oleh Allah SWT, (4) Doanya tidak akan diangkat ke langit, dan (5) Tidak ada bagian doa orang shaleh untuk yang meninggalkan shalat.

Selanjutnya, siksa yang akan didapat saat berada didalam kubur oleh orang yang meninggalkan shalat antara lain: (1) Ia akan mati dalam keadaan hina, (2) Ia akan mati kelaparan, dan (3) Ia akan mati penuh dahaga meskipun diairi dengan air lautan dunia.

Kemudian siksa yang akan didapat di alam kubur adalah: (1) Disempitkan kuburnya sehingga tulang rusuknya akan remuk berantakan, (2) Akan ada api yang dihidupkan didalam kuburnya sehingga ia terombang ambing dalam bara api siang dan malam, (3) Kuburannya akan dikuasai dan dicampuri oleh sejenis ular yang bernama As-Suja'u Al-Aqra'. Ia memiliki dua mata yang terbuat dari api, kuku-kukunya terbuat dari besi, dan suaranya bagaikan petir yang menggelegar. "Tuhanku memerintahku untuk memukul orang yang melalaikan shalat shubuh hingga muncul matahari. Tuhanku memerintahku untuk memukul orang yang melalaikan shalat dzuhur hingga sampai waktu ashar. Tuhanku memerintahku untuk memukul orang yang melalaikan shalat ashar hingga sampai waktu magrib. Tuhanku memerintahku untuk memukul orang yang melalaikan shalat magrib hingga sampai waktu isya. Tuhanku memerintahku untuk memukul orang yang melalaikan shalat isya hingga sampai waktu shubuh."

Adapun siksa yang akan didapat saat keluar dari kubur oleh orang yang melalaikan shalatnya di hari kiamat nanti adalah: (1) hisabnya akan diberatkan, (2) mendapat amarah Allah, dan (3) masuk ke neraka.

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwasanya orang yang suka melalaikan shalat, pada hari kiamat nanti ia akan datang dalam kedaan wajah terdapat tiga gores tulisan.

Pada goresan pertama tertulis,
يا مضيع حق الله
"Hai orang yang melalaikan hak Allah!"

Pada goresan kedua tertulis,
يا مخصوصا بغضب الله
"Hai yang ditentukan dengan kemurkaan Allah!"

Pada tulisan ketiga tertulis,
كما ضيعت في الدنيا حق الله فآيس اليوم من رحمة الله
"Sebagaimana kamu lalaikan hak Allah di dunia, maka hari ini kamu terhapus dari rahmat Allah."

Dan dari dari Ibnu Abbas -Radiyallohu anhuma- beliau berkata, ketika tiba hari kiamat, datang seseorang yang kemudian berdiam dihadapan Allah SWT. Kemudian Allah menyuruhnya ke neraka. Maka orang tersebut berkara, "Wahai Tuhan, mengapa?" Kemudian Allah menjawab, "Karena mengakhirkan shalat dari waktunya dan sumpahmu yang bohong dengan itu."
Naudzubillahi min dzalik.

Kamis, 07 April 2016

8 Manfaat Sholat Dhuha dan Tata Cara Melakukannya

8 Manfaat Sholat Dhuha dan Tata Cara Melakukannya

Manfaat sholat dhuha memang sangat banyak baik untuk jasmani maupun rohani, sehingga akan sangat baik jika dilakukan setiap hari, dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai manfaat dari sholat dhuha. Sholat dhuha sendiri merupakan sholat yang dilakukan pada saat matahari baru terbit sekitar pukul 08.00 sampai dengan waktu dzuhur.
Manfaat sholat dhuha sendiri memang sangat banyak dan tentu saja sangat bermanfaat untuk seseorang, selain untuk membukakan pintu rezeki agar lebih baik, sholat dhuha sendiri juga memiliki manfaat lain untuk kesehatan dan juga kecantikan. Adapun beberapa manfaat sholat dhuha untuk kesehatan dan kecantikan adalah sebagai berikut:

Manfaat Sholat Dhuha Untuk Kesehatan

sholat dhuhaYang pertama adalah manfaat untuk kesehatan, sholat dhuha sendiri memang tidak hanya bermanfaat untuk rohani saja melainkan juga untuk kesehatan. Mengapa bisa demikian? Hal tersebut karena di dalam sholat dhuha terdapat beberapa gerakan yang harus dilakukan, oleh karena itu sholat dhuha juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu kegiatan dalam berolahraga.
1. Olahraga Tanpa di Sadari
Penjelasannya sendiri adalah sholat dhuha dilakukan pada saat masih pagi hari yaitu  sekitar pukul 08.00 sampai dengan menjelang dhuhur, dan jam – jam tersebut merupakan waktu yang sangat baik untuk berolahraga, oleh karena itu melakukan sholat dhuha sama saja dengan berolahraga karena nantinya bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tulang serta otot karena setiap persendian bergerak, mulai dari tangan, siku sampai dengan lutut dan kaki. Manfaat gerakan sholat memang dapat memberikan efek olahraga tanpa di sadari.
2. Melancarkan peredaran darah
Selain itu juga sholat dhuha membantu untuk melancarkan peredaran darah yang ada di dalam tubuh manusia karena semua pergerakan dalam sholat dhuha sangat lengkap. Mulai dari mengangkat kedua tangan, membungkuk saat gerakan rukuk, kemudian juga gerakan sujud yang mana kepala berada lebih rendah dibandingkan badan dan darah tersebut juga mengalir ke kepala kemudian pada saat duduk aliran darah dinormalkan kembali.
3. Menormalkan Produksi Hormon
Selain itu juga sangat bermanfaat untuk menormalkan produksi hormon yang ada di dalam tubuh. Jadi sholat dhuha memang sangat bermanfaat dan efektif untuk menjaga kesehatan tubuh, baik untuk bagian tubuh, organ tubuh sampai dengan beberapa cairan dan juga hormone dalam tubuh.

Manfaat sholat dhuha untuk rohani

4. Membuat jiwa lebih tenang
Selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan karena beberapa gerakan yang sangat mempengaruhi kondisi tubuh, sholat dhuha juga sangat bermanfaat untuk menjaga rohani, yang mana nantinya jiwa akan menjadi lebih tenang, terlebih lagi jika rezeki memang sudah dibukakan dan dipermudah di dalam mendapatkan rezeki.
5. Menghilangkan Stress
Selain itu sholat dhuha maupun sholat yang lainnya akan membantu umat muslim untuk bisa mendapatkan ketenangan batin sehingga terhindar dari stress. Stress sendiri merupakan salah satu hal yang sangat mengganggu dan bisa menimbulkan resiko terkena berbagai macam penyakit. Mulai dari mengambil air wudhu sebenarnya sudah bisa membuat batin dan pikiran menjadi tenang namun jika ditambah dengan sholat dhuha tentu saja akan jauh lebih tenang. Jadi menurut sebagian besar orang, melakukan sholat dhuha sendiri memang akan mendapatkan ketenangan dan juga rezekinya lancar sehingga beberapa umat muslim melakukan / menjalankan sholat dhuha setiap hari.

Manfaat Sholat Dhuha Untuk Kecantikan

Kecantikan merupakan salah satu hal yang sangat diimpikan oleh semua wanita, oleh karena itu selain dengan melakukan perawatan, umat muslim bisa juga merawat kecantikan dengan melakukan sholat baik sholat wajib / sholat 5 waktu maupun sunah, salah satunya sholat dhuha.
6. Kebersihan Muka
Selain beberapa manfaat di atas, sholat dhuha juga sangat bermanfaat untuk kecantikan yang mana pada saat berwudhu wajah akan dibasuh dengan air bersih sehingga kulit juga akan selalu terjaga kebersihannya. Kemudian juga pada saat berwudhu dan saat membasuh wajah dengan tepat tentu saja kulit akan kencang sehingga tidak mudah kendur dan memberikan manfaat agar awet muda.
7. Wajah Berseri
Selain itu juga dengan menjalankan sholat dhuha serta sholat 5 waktu tentu saja kecantikan akan terpancar secara alami dengan sendirinya sehingga setelah berwudhu serta menjalankan sholat biasanya wajah seseorang akan terlihat lebih berseri. Dan hal terseut juga sudah banyak yang membuktikannya.

Manfaat Sholat Dhuha Untuk Kesuksesan

Selain berusaha, berdoa juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kesuksesan bagi setiap orang, untuk umat muslim sendiri cara berdoa adalah dengan menjalankan ibadah sholat, termasuk sholat dhuha.
8. Membuka Pintu Rezeki
Pada dasarnya sholat dhuha memang sangat bermanfaat untuk membukakan pintu rezeki, tak hanya itu tetapi juga akan membantu dalam mendapatkan kesuksesan. Namun kesuksesan juga tidak bisa didapatkan hanya dengan berdoa tanpa ada usaha, oleh karena itu agar lebih seimbang dan juga menjadi berkah, semuanya harus dilakukan yaitu dengan berusaha dan ditunjang dengan berdoa, salah satunya dengan menjalankan sholat dhuha tersebut. Jadi itulah beberapa yang perlu diketahui oleh semua umat muslim mengenai manfaat sholat dhuha.

Tata Cara Sholat Dhuha

Sholat dhuha sendiri merupakan kegiatan sholat sunah yang dilakukan dengan tujuan untuk membukakan pintu rezeki bagi umat islam dan hal tersebut memang sudah tertulis di dalam hadist Rasulullah. Namun sebelum kita membahas mengenai apa saja manfaat sholat dhuhabagi umat muslim, kita akan membahas mengenai bagaimana tata cara sholat sunah dhuha terlebih dahulu sehingga nantinya di dalam menjalankan sholat akan lebih maksimal. Dan berikut ini adalah tata cara dari sholat dhuha yang bisa diperhatikan:
  1. Yang pertama adalah membaca niat di dalam hati sembari takbiratul ihram, bisa mengucapkan niat menggunakan bahasa Arab maupun bahasa sendiri yang terpenting adalah memang niat untuk melakukan sholat dhuha.
  2. Kemudian untuk langkah berikutnya adalah membaca doa iftitah dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah. Kemudian jika sudah selesai dalam membaca surat Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat pendek yang dibisa. Namun akan lebih afdol jika membaca surat Asysyams pada rakaat yang pertama dan pada rakaat yang kedua membaca surat Al Lail. Namun jika memang belum hafal, maka bisa membaca surat pendek yang lainnya.
  3. Setelah itu melakukan gerakan ruku’ dan juga membaca bacaan tasbih sebanyak tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan gerakan I’tidal serta membacakan bacaannya.
  4. Kemudian lakukan gerakan sujud serta membaca tasbih sebanyak tiga kali dan diikuti dengan gerakan duduk di antara dua sujud serta membacakan bacaannya. Setelah itu dilanjutkan dengan gerakan sujud kembali sembari membaca bacaan saat sujud.
  5. Setelah semua gerakan tersebut selesai, berarti rakaat pertama sudah selesai, dan pada rakaat kedua, tata caranya sama dengan rakaat pertama. Kemudian setelah rakaat kedua selesai, pada saat tasyahhud akhir selesai, maka ucapkan salam sebanyak dua kali. Dan jika memang di dalam melakukan kegiatan sholat dhuha memilih lebih dari dua rakaat, maka tata caranya juga tetap sama dan di dalam melakukannya juga jika sudah dua rakaat selesai maka salam begitu seterusnya.
Manfaat sholat dhuha memang sangat banyak bagi kesehatan, tidak sampai di situ tentu Allah akan membukakan pintu rezeki bagi kita yang menjalankannya.

Senin, 04 April 2016

Nama-nama Surga dan Neraka serta Penghuninya

Nama-nama Surga dan Neraka serta Penghuninya

 

 

NERAKA TERDIRI DARI 7 TINGKATAN
1. NERAKA HAWIYAH: diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup di dunia mengerjakan kebaikan bercampur keburukan. Orang muslim laki-laki maupun perempuan yang perbuatan sehari- harinya tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka Hawiyah sebagai tempat tinggalnya. Mereka ini yaitu orang yang tidak mau menerima syariat Islam, tidak mau memakai jilbab (bagi wanita), memakai sutra dan emas (bagi lak- laki), mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan lain sebagainya. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al-Qori’ah ayat 8-11)

2. NERAKA JAHIM adalah neraka sebagai tempat penyiksaan atas orang-orang musyrik atau orang-orang yang menyekutukan ALLAH, maka sesembahan mereka akan datang untuk menyiksa mereka. Orang yang di dunia menyembah sapi (bangsa Hindu) maka sapi yang akan menyiksa orang itu. Orang yang menyembah patung berbentuk hewan, maka patung itu yang akan menyiksanya. Dan demikian selanjutnya. Syirik disebut sebagai dosa yang paling besar menurut ALLAH, karena syrik berarti mensekutukan ALLAH atau menganggap ada mahluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat ALLAH. Syirik dapat pula berarti menganggap ada Tuhan lain selain ALLAH. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (As-Syu’araa, ayat 91), (Asy-Syu’ara’) dan (Surah As-Saffat)

3. NERAKA SAQAR adalah tempat untuk orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang mendustakan (tidak mentaati) perintah ALLAH dan Rasulullah. Mereka mengetahui bahwa ALLAH sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tetapi mereka meremehkan syariat (hukum) Islam. Maka dibakar dalam api adalah hukuman untuk mereka. Nama neraka ini tercantum dalam Al-Quran Surah (Al-Muddatsir ayat 26-27,42)

4. NERAKA LAZZA: neraka yang bergejolak apinya dan mengelupaskan kulit kepalanya. (QS:70. Al Ma´aarij] 15-18)

5. NERAKA HUTHAMAH: itu disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang-orang miskin. Mereka berpaling dari agama, tidak mau bersedekah dan tidak mau pula membayar zakat. Mereka juga memasang wajah masam apabila ada orang miskin yang meminta bantuan. Maka ALLAH membalas dengan menyiksa mereka dengan cara menguliti dan mengelupaskan kulit muka mereka. Serta membakar mereka semau yang ALLAH mau. NERAKA HUTHAMAH disediakan untuk gemar mengumpulkan harta berupa emas, perak atau platina, mereka serakah tidak mengeluarkan zakat hartanya dan mencela menghina orang-orang miskin. Maka di Huthamah harta mereka dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksa kepada manusia pengumpat pengumpul harta. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al-Humazah)

6. NERAKA SAIR diisi oleh orang-orang kafir. Dan orang yang memakan harta anak yatim. Kafir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar atau menolak. Sehingga kafir dapat diartikan menolak adanya ALLAH atau dengan membantah perintah ALLAH dan Rasul-NYA. Jadi manusia kafir itu terdiri dari: Orang yang tidak beragama Islam atau orang yang tidak mau membaca syahadat. Orang Islam yang tidak mau shalat. Orang Islam yang tidak mau puasa. Orang Islam yang tidak mau berzakat. Didalam Al-Qur’an terdapat pada (An-Nisa’ ayat 10), (Al-Mulk ayat 5,10,11)

7. NERAKA WAIL disediakan untuk para pengusaha dan pedagang yang culas, mengurangi timbangan, mencalo barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat. Maka dagangan mereka dibakar dan dimasukkan ke dalam perut mereka sebagai azab atas dosa-dosa mereka. Surah (Al-Tatfif) dan (Surah At-Tur). Nama neraka ini tercantum dalam Al-Quran Surah (Al-Muthaffifin, ayat 1-3)
8. NERAKA JAHANAM: Neraka tempat penyiksaan itu kemudian banyak disebut orang dengan nama jahanam. Neraka yang paling dalam dan berat siksaannya. Al-Qur’an surah (Al Hijr, 43-44). “Bahwasanya orang-orang kafir dan orang aniaya itu tidak akan diampuni Allah, dan tidak pula ditunjuki jalan, melainkan jalan ke Neraka Jahannam. Mereka kekal dalam neraka itu selama-lamanya. Yang demikian itu mudah sekali bagi Allah”(An-Nisa: 169)

SEDANKAN
SURGA TERDIRI DARI 8 TINGKATAN
1. SURGA FIRDAUS: surga yang diperuntukan bagi orang yang khusyuk sholatnya, menjauhkan diri dari perbuataan sia-sia, aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluannya, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholatnya. dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al Kahfi, ayat 107) dan surah(Al Mu’minuun, ayat 9-11).

2. SURGA ‘ADN: surga yang diperuntukkan bagi orang yang bertakwa kepada Allah (An Nahl:30-31), benar-benar beriman dan beramal shaleh (Thaha:75-76), banyak berbuat baik (Fathir: 32-33), sabar, menginfaqkan hartanya dan membalas kejahatan dengan kebaikan (Ar-Ra’ad:22-23)

3. SURGA NAIM: surga yang diperuntukkan bagi orang-orang yang benar-benar bertakwa kepada Allah dan beramal shaleh. dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Luqman, ayat 8) dan (Al Hajj, ayat 56)

4. SURGA MA’WA: surga yang diperuntukan bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah (An Najm: 15), beramal shaleh (As Sajdah: 19), serta takut kepada kebesaran Allah dan menahan hawa nafsu (An Naziat : 40-41)

5. SURGA DARUSSALAM: surga yang diperuntukkan bagi orang yang kuat imannya dan Islamnya, memperhatikan ayat-ayat Allah serta beramal shaleh. Sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala,“Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Rabbnya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal sholeh yang selalu mereka kerjakan.” (QS. 6:127)

6. SURGA DARUL MUQAMAH: surga yang diperuntukkan bagi orang yang bersyukur kepada Allah. Kata Darul Muaqaamah berarti suatu tempat tinggal dimana di dalamnya orang-orang tidak pernah merasa lelah dan tidak merasa lesu. Tempat ini diperuntukkan kepada orang-orang yang bersyukur sebagaimana yg disebutkan di dalam surat (Faathir ayat 35).

7. SURGA AL-MAQAMUL AMIN: surga yang diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman (Ad Dukhan, ayat 51)

8. SURGA KHULDI: surga yang diperuntukkan bagi orang yang taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya (orang-orang yang bertakwa). Katakanlah: “Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang Telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa?” dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?” (Al Furqaan, ayat 15)

semoga bermanfaat,,,,,,,,

Tata Cara sholat Tahajud serta bacaanya

Cara Mengerjakan Shalat Tahajud Terlengkap

Tuesday, March 24th 2015. | Shalat Tahajud
Shalat Tahajud – Cara Mengerjakan Shalat Sunah Tahajud sebenarnya masih sama dg cara mengerjakan shalat – shalat pada umumnya yang di awali dg Bacaan Niat Shalat dan diakhiri dg Salam, hanya saja terdapat perbedaan bacaan niat shalatnya saja. Sedangkan untuk Pengertian Shalat Sunah Tahajud sendiri ialah Shalat Sunah yg dikerjakan malaam hari setelah bangun tidur dg jumlah Raka’at minimal 2 Raka’at dan maksimal tidak terbatas yang masing –  masing pada Raka’at kedua di barengi dg Salam.
Kemudian Waktu Mengerjakan Shalat Sunah Tahajud dilakukan hanya pada malam hari setelah Shalat Isya sampai masuk waktu shalat subuh dan Cara Shalat Tahajud sendiri dilakukan setelah anda tertidur atau bangun tidur walaupun tidur anda hanya sebentar sekali, Sehingga jika anda mengerjakan Shalat Sunah Tahajud ini sebelum anda tidur dahulu maka bisa dipastikan bahwa Shalat tersebut hanya shalat sunah biasa (witir) bukan Shalat Sunah Tahajud.
Shalat Tahajud terlengkap
Adapun Waktu Shalat Tahajud sebaiknya di lakukan pada saat tengah malam atau sekitar jam 01.00 pagi sampai waktu Subuh karena waktu tersebut merupakan waktu paling utama untuk mengerjakan Sholat Sunnah Tahajud ini. Walaupun dikerjakan di tengah malam namun Keutamaan Shalat Tahajud ini sangatlah banyak yg antara lain Alloh akan melindungi anda dari segala macam bencana atau bala, Wajah akan nampak bersinar, akan dicintai oleh Alloh dan hamba Alloh, akan mendapatkan pahala yg banyak, akan diampuni segala dosa – dosanya dan akan di kabulkan segala hajat dan doanya.
Manfaat Shalat Tahajud diatas sudah di terangkan oleh Firman Alloh Swt pd Surat Bani Israil ayat 79 yg berbunyi, ”’ Hendaknya kamu gunakan sebagian waktu malam itu untuk shalat Sunat tahajud, sebagai shalat sunah untuk dirimu, mudah – mudahan Alloh (Tuhan) akan membangkitkan engkau dg kedudukan yg lebih baik (S. Bani Israil, Ayat ; 79) ”’.

Cara Mengerjakan Shalat Tahajud Terlengkap  

Bacaan Niat Shalat Tahajud Lengkap
bacaan niat shalat tahajud
Terjemahan Niat Shalat Tahajud, ” USHALLI SUNNATAT TAHAJJUDI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA ”, kemudian untuk Pengertian Niat Shalat Tahajud diatas, ”’ Aku Niat Shalat Sunah Tahajud dua raka’at karena Alloh Ta’ala ”’.
Setelah membaca Niat Shalat Sunah Tahajud lalu dilanjut dg membaca Doa Shalat Tahajud Surat Al Fatihah, lalu membaca Suratan pd Rakaat pertama dan Rakaat kedua, Ruku, Itidal, Sujud sampai yg terakhir Salam.
Doa shalat tahajud surat Al-Fatihah
Setelah membaca Surat Al Fatihah seperti diatas anda bisa membaca Surat An Nas di Raka’at pertama seperti dibawah ini
doa shalat tahajud an nas
Kemudian anda Ruku, Itidal, Sujud dan kembali ke Raka’at Kedua dan membaca lagi Surat Al Fatihah, kemudian membaca Suratan pada Raka’at kedua. Untuk Bacaan Suratanya bisa dg membaca Doa Shalat Tahajud Surat Al Falaq seperti dibawah
doa shalat tahajud al falaq
Mengapa anda diutamakan membaca bacaan Doa Shalat Sunah Tahajud Suratan An Nas dan Al Falaq seperti diatas karena kedua Suratan tersebut mempunyai pengertian untuk memohon perlindungan kpd Alloh dari segala macam godaan setan. Namun anda bisa membaca Suratan lainnya di masing – masing Raka’atnya, tidak harus membaca Surat Al Falaq dan Surat An Nas.

Doa Setelah Shalat Tahajud Terlengkap

Adapun Setelah Mengerjakan Shalat Sunah Tahajud maka duduklah dg khusyu sambil membaca bacaan Doa Setelah Shalat Tahajud atau di awali dulu dg bacaan – bacaan dzikir seperti membaca Istighfar,Tasbih, Tahmid, dan Shalawat Nabi karena dg Berzikir kita menjadi lebih dekat dg Alloh.
doa shalat tahajud istighfar
Bacaan Dzikir Istighfar tersebut sebaiknya dibacakan sebanyak – banyaknya atau minimal sebanyak 100 kali, setelah itu bisa dilanjutkan dg membaca Tasbih dan Shalawat Nabi.
doa shalat tahajud tasbih
Bacaan Dzikir Tasbih (diatas) dan Shalawat Nabi Muhammad Saw (dibawah) dibacakan sebanyak 32 kali atau lebih
Doa shalat tahajud Shalawat Nabi Saw
Ingat bahwa fungsi dari Berdzikir itu untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Sang pecipta Alloh Swt sehingga sebaiknya di bacaan dg ikhlas dan khusyu. Setelah anda selesai Berzikir anda bisa langsung membaca Bacaan Doa Setelah Shalat Tahajud yg sdh saya buat dibawah ini, tinggal anda baca, hafallkan dan diamalkan dirumah.
doa setelah shalat tahajud
doa setelah shalat sunah tahajud
doa shalat Sunah tahajud latin
Jika Bacaan Doa Setelah Shalat Tahajud diatas susah untuk anda hafalkan, maka anda bisa mengamalkan doa ini dg membaca secara langsung tanpa harus menghafalkanya atau anda bisa Berdoa Setelah Shalat Sunah Tahajud dg bahasa anda sendiri (Bahasa Indonesia) karena Alloh Maha Pintar lagi Maha Mendengarkan sehingga Alloh pasti bisa mendengarkan bacaan doa anda.
Setelah selesai membaca Doa Setelah Shalat Tahajud tersebut, maka anda bisa berbaring kembali ketempat tidur anda sambil membaca Ayat Kursi, Kemudian Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq dan Surat An Nas atau anda bisa sambil menunggu Waktu Shalat Subuh dg membaca bacaan Ayat Suci Al – Qur’an.
cara mengerjakan shalat tahajud